Seragam Kerja Modern: 4 Tips Memakai Seragam Kerja Modern Untuk Orang Gemuk

Seragam Kerja Modern: 4 Tips Memakai Seragam Kerja Modern Untuk Orang Gemuk

Seragam Kerja Modern: 4 Tips Memakai Seragam Kerja Modern Untuk Orang Gemuk

Seragam kerja merupakan salah satu pakaian yang tentunya akan sangat sering dikenakan. Karena hampir setiap hari dari senin-jumat beberapa perusahaan sudah sangat mewajibkan mengenakan seragam saat sedang bekerja.

Namun sayangnya penggunaan seragam biasanya menjadi keluhan bagi mereka yang bertubuh gemuk. Berat badan kerap kali mendatangkan perasaan tidak percaya diri. Selain karena bentuk tubuh yang kurang proporsional, berat badan juga membuat beberapa orang menjadi merasa tidak cocok saat mengenakan pakaian apapun. Termasuk saat mengenakan berbagai macam jenis seragam kerja modern.

Seseorang yang mempunyai badan yang gemuk terutama pada wanita harus sedikit berpikir untuk bisa mendapatkan seragam kerajan modern yang tepat, baik dari model atau pun kenyamanan dan juga faktor “kepantasan”.

Lalu, bagaimana cara menemukan seragam kerja modern yang paling tepat untuk mereka yang bertubuh gemuk?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Mengenali bagian tubuh yang terlalu menonjol

Maksudnya disini adalah, kamu harus bisa mengenali diri sendiri dengan baik. Sebab, tidak semua orang gemuk itu sama. Ada yang gemuknya hanya dibagian pinggang, dibagian lengan atau hanya dibagian kaki saja. Sehingga dengan mengenali tubuh sebaik mungkin kamu bisa tahu bagian mana yang harus disamarkan dan bagian mana yang bisa membuat kamu lebih percaya diri.

Contohnya saja, kalau kamu ternyata merasa gemuk dibagian lengan, maka solusinya kamu bisa menggunakan seragam kerja modern yang mempunyai lengan panjang atau menutupi bagian lengan, sehingga gemuknya bisa tersamarkan. Atau contoh lain, kalau kamu merasa bagian pinggangmu sangat lebar, kamu bisa menyiasati dengan menggunakan ikat pinggang sehingga akan terlihat lebih ramping.

  1. Kenakan bawahan yang pas

Kata siapa orang gemuk hanya boleh mengenakan pakaian longgar saja? Hapus pikiran yang membuat mu merasa tidak percaya diri! Karena tidak selamanya seseorang yang mempunyai badan gemuk harus memakai pakaian longgar loh. Karena terkadang, ada saja beberapa pakaian longgar malah membuat badan mu semakin kelihatan gemuk.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah kamu bisa menggunakan setelah dengan bagian bawah yang agak mengerucut atau semakin ke bawah terlihat semakin kecil, jika mengenakan rok berarti bagian diameter bawahnya harus lebih kecil dibandingkan bagian atas. Khusus untuk perempuan.

Usahakan juga sebaiknya kamu bisa mengenakan blouse atau pun dress yang sangat pas dengan ukuran badan kamu. Tidak terlalu kesempitan atau kebesaran. Blouse dengan ukuran pas, jika digunakan ke kantor akan memberikan kesan bahwa kamu seorang yang professional dan tegas. Yang terpenting adalah, kamu tetap percaya diri saat memakainya.

  1. Menyiasati dengan blazer

Orang gemuk juga bisa kok mengikuti mode! Pemakaian blazer sebagai style seragam kerja modern juga sangat bisa kamu ikuti. Namun, jangan lupa untuk menyesuaikan blazer dengan kondisi tubuhmu. Pilih blazer yang memang memiliki ukuran pas dan bagian belakangnya di skeng atau dijahit membentuk lekuk tubuh, agar efek kurusnya bisa kamu dapatkan. Pilihan warna juga harus kamu pertimbangkan ya. Akan lebih baik kamu bisa pilih warna hitam atau warna gelap untuk menyamarkan bentuk tubuh kamu.

  1. Baju dengan kerah potongan V

Ingin bentuk badan kamu semakin terlihat proporsional? Caranya adalah dengan mengenakan atasan seragam kerja modern yang mempunyai bentuk kerah V. Bentuk kerah seperti angka V ini akan membuat tubuh kamu terlihat runcing dan lebih kurus jika dibandingkan dengan bentuk kerah melingkar. Bentuk kerah V juga bisa membuat leher kamu kelihatan lebih jenjang.

Itulah 4 tips memakai seragam kerja modern untuk orang gemuk yang bisa kamu coba ikuti. Kata siapa orang gemuk tidak bisa tampil stylist? Coba saja hubungi seragamkerja.biz, mereka akan membantu membuat seragam kerja yang cocok untuk bentuk tubuh kamu.

Order cek > Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937

Seragam Kerja Lengan Panjang : Mau Membuat Seragam Lengan Panjang? Awas Jangan Sampai Salah Bahan dan Desain!

Seragam Kerja Lengan Panjang : Mau Membuat Seragam Lengan Panjang? Awas Jangan Sampai Salah Bahan dan Desain!

Seragam Kerja Lengan Panjang : Mau Membuat Seragam Lengan Panjang? Awas Jangan Sampai Salah Bahan dan Desain!

Pembuatan seragam kerja lengan panjang dijadikan pilihan beberapa perusahaan karena pertimbangan tertentu. Misalnya, agar terlihat professional. Tentunya seragam lengan panjang dan pendek akan sedikit berbeda. Karena bisa saja faktor “gerah” malah jadi keluhan karyawan, apalagi jika dilingkungan yang amat panas.

Oleh karena itu, kalau kamu ingin membuat jenis seragam berlengan panjang hal yang penting untuk diperhatikan adalah jenis bahan apa yang akan digunakan. Karena jika salah bahan saja, pemakaian seragamnya malah jadi tidak nyaman. Selain itu, kamu juga harus perhatikan desain tampilannya, agar seragam bisa dikenakan dengan professional tanpa mengurangi tingkat kenyamanan dan produktivitas karyawan.

Desain Seragam Lengan Panjang dan Bahannya

Hal pertama yang harus disiapkan saat akan membuat seragam adalah desainnya. Untuk jenis seragam dengan bagian lengan yang panjang, kamu bisa bisa menambahkan kancing dibagian sikunya. Tujuannya adalah, agar para karyawan sewaktu-waktu bisa menggulung lengan bajunya. Namun, usahakan juga agar saat digulung masih terlihat professional ya. Kamu bisa mencontoh jenis seragam Trans atau NET TV. Model desain seragamnya, santai tapi formal dan tidak mengurangi kesan professional. Setelah pembuatan desain selesai, maka selanjutnya kamu harus bisa menemukan produsen pakaian yang cocok agar bisa membantu merealisasikan desain seragam kerjanya.

Nah, yang tidak kalah penting dengan desain dan produsen adalah menentukan jenis bahan yang akan digunakan. Berikut ini adalah 3 jenis bahan yang bisa kamu pilih dan gunakan untuk pembuatan seragam:

  1. Bahan katun

Jenis bahan ini terbilang cukup mahal. Namun, harganya akan sebanding dengan kualitas. Tekstur dari bahan ini lembut dan lebih halus dibandingkan bahan lainnya. Jadi, cukup nyaman jika dibuat pakaian. Selain itu, sifat katun yang dapat menyerap keringat juga menjadi nilai plus dan bahan ini. Ada beberapa jenis katun dari mulai yang tipis sekali sampai yang tebal. Kamu tinggal pilih saja mana yang memang cocok atau tidak. Tapi, pada umumnya jenis katun akan sangat cocok dipakai dilingkungan panas.

  1. Bahan drill

Selanjutnya adalah kain dengan bahan drill. Bahan ini mempunyai bagian permukaan yang berserat serta bergaris, bahannya juga cenderung lebih tebal dibandingkan dengan katun. Jenis bahan drill juga dibedakan menjadi beberapa jenis seperti twill drill dengan serat kain kecil, American drill dengan serat kain sedang dan Japan drill dengan serat kain lebih besar. Namun, ada juga yang seratnya bahkan lebih besar lagi dari Japan drill, yaitu drill Raphael.

Pada umumnya kain ini adalah campuran antara bahan polyester dan katun. Kandungan kantun yang lebih banyak lah membuat bahan ini menjadi sangat mahal. Jenis bahan drill juga cocok jika ingin digunakan untuk membuat seragam lengan panjang bagi para karyawan yang bekerja di luar ruangan. Bahannya yang tebal sangat cocok jika dibuat pakaian safety.

  1. Bahan oxford (tropical)

Bahan oxford atau disebut juga tropical mempunyai bahan kain dengan tekstur yang lebih tipis jika dibandingkan dengan bahan drill. Walaupun komposisi antara polyester serta katunnya sama dengan kain drill, tetap saja teksturnya tipis. Sehingga sangat mudah jika kamu ingin membedakan bahan drill dan oxford, tinggal lihat pada tekstur dan ketebalannya.

Kamu bisa memilih dari 3 bahan di atas. Jika memang hanya dipakai di dalam ruangan saja, akan lebih cocok menggunakan bahan katun. Tapi, jika ingin lebih safety, maka bahan drill atau oxford menjadi pilihan terbaik.

Ingin mendapatkan pembuatan seragam yang sesuai? Yuk, pesan saja disini!

Order cek > Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937

 

Seragam Kerja Lapangan: Tips Sebelum Membuat Seragam Kerja Lapangan

Seragam Kerja Lapangan: Tips Sebelum Membuat Seragam Kerja Lapangan

Seragam Kerja Lapangan: Tips Sebelum Membuat Seragam Kerja Lapangan

Pembuatan seragam kerja untuk karyawan saat ini sedang menjadi perhatian penting. Pasalnya strategi branding yang dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan seragam akan cukup memberikan dampak baik bagi perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan tentunya sangat ingin membuat seragam semenarik mungkin. Misalnya saja, saat akan membuat desain seragam kerja lapangan.

Berikut adalah beberapa hal yang penting kamu perhatikan saat akan membuat baju seragam kerja lapangan:

  1. Perhatikan pada jenis pakaian yang akan dibuat

Saat akan membuat seragam kerja, yang pertama harus Anda lakukan adalah mengetahui jenis pakaian yang akan dibuat. Apakah untuk indoor atau outdoor. Jangan sampai kamu salah membuat seragam. Karena tidak mungkin jika karyawan yang melakukan pekerjaan outdoor di lapangan yang penuh dengan debu mengenakan setelah kemeja.

Beberapa bidang pekerjaan tertentu mungkin membutuhkan desain seragam kerja yang bisa melindungi tubuhnya, karena risiko pekerjaan yang secara tidak langsung bisa melukai tubuh jika tidak dilindungi. Sehingga, melakukan analisa sifat serta jenis pada pakaian akan sangat membantu kamu untuk bisa menentukan jenis seragamnya.

Untuk karyawan yang memang pekerjaannya dituntut melakukan banyak aktivitas di luar ruangan sebaiknya tidak harus mengenakan pakaian yang terlalu formal. Namun, jika karyawan yang memang sangat diharuskan melakukan interaksi dengan pelanggan tentunya pemilihan seragam formal dan rapi akan sangat cocok.

  1. Menentukan variasi seragam

Kamu juga perlu memperhatikan pada variasi seragam yang akan dikenakan baik dari segi desain ataupun variasi seragam pada tiap departemen kantor. Keputusan ini juga bisa menentukan apakah akan ada perbedaan desain antara seragam laki-laki dan perempuan.

Misalnya saja, pembuatan seragam warepack khusus untuk karyawan yang pekerjaannya akan berhubungan dengan mesin, lalu seragam jenis kaos khusus untuk karyawan yang bekerja dengan aktif dan penggunaan kemeja khusus untuk karyawan yang diam di dalam kantor. Jika memang dibutuhkan, kamu juga mungkin harus mempetimbangkan atribut seragam lainnya seperti topi atau aksesoris lain yang bisa membantu pada peningkatan produktifitas kerja.

  1. Membuat sketsa seragam

Nah, setelah kamu sudah mempertimbangkan mengenai jenis apa yang cocok untuk dikenakan para karyawan selanjutnya adalah buat sketsa seragam. Kamu harus sudah bisa memastikan dimana akan meletakkan logo perusahaan dalam seragam, apakah dibagian dada atau dibagian lengannya. Atau apakah kamu ingin menambahkan atribut nama atau tidak. Pastikan juga penggunaan warna untuk seragamnya sesuai dan jangan banyak mencampurkan banyak warna sehingga malah terlihat aneh.

  1. Konsultasi desain dengan karyawan

Setelah membuat beberapa desain yang sudah kamu tentukan, akan lebih baik kamu juga bisa berdiskusi dengan karyawan tertentu mengenai sketsa atau desain seragam yang akan dibuat. Karena penggunaan seragam yang akan dibuat nantinya akan mempengaruhi pada kenyamanan saat bekerja. Minta beberapa karyawan untuk menyampaikan pendapat pada desain seragamnya. Jika memang ada masukan yang membuat mereka akan lebih nyaman saat mengenakan pakaiannya, kamu bisa mempertimbangkan kembali.

  1. Hubungi produsen yang sesuai

Jika semua proses desain sudah jelas, artinya kamu tinggal memilih produsen mana yang akan kamu percayai untuk membuat seragam kerja lapangan khusus karyawan di perusahaanmu. Pilihlah produsen yang memang mengerti apa yang kamu mau, pilih juga produsen yang bisa memberikan saran mengenai bahan seragam paling nyaman seperti apa yang bisa dikenakan karyawan.

Atau sebenarnya, kamu tidak perlu repot mencari produsen. Kamu bisa langsung memesan seragam disini!

Order cek > Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937

 

 

Seragam Kerja Bank dan Makna Dibalik Warnanya

Seragam Kerja Bank dan Makna Dibalik Warnanya

Seragam Kerja Bank dan Makna Dibalik Warnanya

Seragam merupakan salah satu cara untuk kamu bisa menunjukkan identitas perusahaan. Apalagi untuk perusahaan yang hampir setiap hari bekerja dengan melayani masyarakat, seperti bank. Sehingga penggunaan seragam untuk para karyawannya akan menunjukkan secara langsung citra professional dari karyawan dan juga perusahaannya.

Pembuatan seragam kerjanya juga tidak asal-asalan, makna di balik seragamnya akan menjadi nilai plus tersendiri untuk perusahaan. Berikut adalah beberapa makna atau filosofi dari baju seragam kerja bank di Indonesia.

  • Makna seragam Bank Nasional Indonesia

Para teller dari Bank Nasional Indonesia menggunakan kemeja berwarna orange yang dipadukan dengan blazer hitam sebagai seragam kerja bank nya. Bagi para teller wanita yang memakai jilbab maka mereka akan memakai warna jilbab yang sama dengan kemeja. Kemudian, ada tambahan pita yang berwarna toska sama dengan warna logo BNI.

Makna dari warna-warna seragam tersebut:

Hijau toska: Warna yang dibentuk menjadi simpulan pita pada bagian leher melambangkan otoritas, kekuatan, kekokohan dan juga citra modern dari perusahaan.

Warna jingga : Warna yang dikenakan pada jilbab dan kemeja ini merupakan warna yang akan menggambarkan bahwa perusahaan mempunyai gambaran perusahaan yang cerah, kuat dan juga bisa membentuk citra percaya diri yang bagus. Tentunya sangatlah penting agar bisa tampil dengan citra seperti ini apalagi saat menghadap seorang nasabah.

Warna hitam : selanjutnya adalah warna hitam yang di gunakan pada blazer juga memperlihatkan bahwa para karyawannya mempunyai citra yang sangat professional.

  • Makna seragam kerja bank danamon

Seperti halnya logo pada bank danamon yang sangat didominasi dengan warna orange dan kuning dengan bentuk segitiga. Seragam kerja ini juga dibuat dengan mengikuti warna pada logonya. Untuk para perempuan mereka akan mengenakan setelah blazer hitam yang menutupi blouse warna putih, kemudian di bagian samping blazer hitamnya juga disisipkan segitiga yang berwarna orange dan kuning.

Makna dari warna-warna seragam tersebut:

Jingga : adalah warna yang sangat cerah dan bisa menampilkan gambaran citra yang percaya diri. Simbol segitiga orange pada bagian blazer juga menyerupai api, maksudnya adalah bahwa bank akan terus berjalan dengan lancar dan berkobar layaknya api.

Hitam: Hitam adalah warna netral yang digabungkan bersama warna orange serta kuning. Makna dari warna ini adalah profesionalitas dan kekokohan dari perusahaan.

  • Makna Seragam Kerja Bank Mandiri

Selanjutnya adalah makna dari seragam kerja milik bank mandiri. Dimulai dari teller perempuan bank mandiri, mereka akan mengenakan seragam dengan warna kuning yang dipadukan dengan luaran blazer warna abu. Sedangkan untuk teller prianya akan mengenakan seragam kemeja putih yang dipadukan dengan dari warna gelap.

Makna dari warna-warna seragam tersebut:

Kuning : warna kuning pada seragam yang dikenakan oleh karyawan perempuan diambil dari logo bank mandiri sendiri.  Warna ini juga adalah warna emas yang dipilih secara langsung agar para karyawan bisa memperlihatkan citra perusahaan yang seperti kemakmuran, keagungan dan kekayaan. Warna ini juga dianggap sebagai warna yang sangat ramah, nyaman dan juga menyenangkan sehingga akan sangat cocok jika dikenakan para teller yang akan menyambut nasabah dibagian depan.

Abu-abu : Selanjutnya adalah warna abu yang menjadi warna blazer, adalah warna netral. Artinya warna menggambarkan kestabilan, keseriusan dan profesionalisme yang tinggi.

Itulah beberapa seragam kerja bank dan makna dibalik warnanya. Pentingnya seragam yang dikenakan bisa menjadi identitas langsung yang mencerminkan 2 hal berbeda namun satu tujuan, yaitu karyawan dan perusahaan.

 

Butuh pembuatan seragam kerja bank ? Kesini 

Order cek > Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937

Seragam Kerja Pria: Tips Membuat Seragam Kerja Pria Khusus Proyek

Seragam Kerja Pria: Tips Membuat Seragam Kerja Pria Khusus Proyek

Seragam Kerja Pria: Tips Membuat Seragam Kerja Pria Khusus Proyek

Banyak sekali contoh desain seragam kerja pria khusus proyek yang bisa kamu pilih, tapi selain harus memperhatikan pada bagaimana desain bajunya, kamu juga harus tahu bagaimana cara memakai baju seragam proyek yang benar sehingga saat penggunaannya akan sangat aman. Karena baju kerja pria khusus proyek biasa merupakan bagian dari perlengkapan safety yang sangat wajib untuk dikenakan. Pemakaiannya juga biasanya akan sangat dikhususkan untuk mereka yang hanya bekerja di lapangan dengan risiko yang cukup tinggi. Sehingga untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja adalah dengan menggunakan baju seragam.

Karena tidak lucu rasanya jika seorang pemadam kebakaran memakai baju seragam kerja pria dari bahan katun. Alih-alih mau memadamkan api malah ikut terbakar. Berikut adalah beberapa tips membuat seragam kerja pria khusus proyek:

  1. Cari bahan baju yang tepat dan awet

Dalam melakukan proses pemilihan bahan pakaian kerja khusus untuk proyek tentunya harus sangat diperhatikan. Sebab bahan dari sebuah pakaian akan memberikan pengaruh cukup besar pada kenyamanan pemakaianya. Apalagi jika ternyata pekerjaannya mempunyai risiko cukup besar dan berbahaya.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu bisa menghindari pemakaian bahan tebal yang bisa membuat seseorang mudah mengeluarkan keringat, karena akan sangat tidak nyaman rasanya jika keringat terus saja mengucur karena kegerahan ditambah dengan terik matahari yang semakin membuat keringat lebih banyak keluar.

Tapi juga jangan memilih bahan kain yang sangat tipis sebab akan mudah koyak dan badan mudah terkena paparan sinar matahari karena bahan yang tipis. Oleh sebab itu pilihlah bahan yang bisa menyerap keringat dengan baik, agar para pekerja bisa dengan nyaman bekerja dan meningkatkan produktifitas kerjanya.

  1. Sesuaikan ukuran seragamnya

Agar bisa memiliki ukuran seragam yang pas, kamu harus bisa menyesuaikan dengan ukuran badan. Jika baju yang kamu gunakan terlalu kebesaran malah akan semakin membuat ruang gerak kamu terhambat dan bisa saja bajunya malah terinjak atau mudah tersangkut mesin. Jangan juga memilih baju dengan ukuran terlalu kecil yang bisa membuat mu tidak nyaman sebab akan menyebabkan kamu terasa sesak.

  1. Sebaiknya tidak membuat seragam berdasi untuk seragam kerja pria khusus proyek

Saat pembuatan seragam khusus proyek sebaiknya jangan menambahkan aksesoris dasi. Karena hal tersebut sangat tidak cocok dengan kondisi lingkungan kerjanya. Selain itu juga malah akan mengganggu dan membahayakan. Misalnya saja, kamu berdiri dekat mesin kemudian dasinya tertiup angin dan malah masuk ke dalam mesin. Jika dibiarkan tentu saja kejadian tersebut bisa merenggut nyawa.

  1. Hindari bahan yang terlalu mudah terbakar

Beberapa pekerjaan ada yang menuntut para karyawannya harus bekerja di wilayah yang rawan terkena ledakan. Sehingga untuk lebih menjaga keselamatan para pekerja, membuat seragam kerja pria dari bahan yang tidak mudah terbakar harus sangat dipertimbangkan.

Sebab, jika kamu memakai baju yang sangat sensitive bahkan mudah terbakar maka taruhannya adalah nyawa. Pilihlah bahan pakaian yang anti api, jika memang pekerjaannya berhubungan dengan api seperti pemadam kebakaran. Oleh karena itu, dalam penggunaan seragam kerja pria khusus proyek banyak sekali hal yang perlu diperhatikan. Tidak hanya desain baju proyeknya yang bisa menarik perhatian tapi juga harus bisa menjaga keselamatan pemakainya.

Kamu ingin mendapatkan baju seragam yang sesuai? Konsultasikan dan pesan saja di seragamkerja.biz

Order cek >> Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937

 

Seragam Kerja Formal : Tips untuk Wanita

Seragam Kerja Formal : Tips untuk Wanita

Seragam Kerja Formal : Tips untuk Wanita

 5 Tips Cantik Dengan Seragam Kerja Formal Bagi Perempuan

 Memakai setelan seragam kerja formal merupakan kewajiban bagi setiap karyawan baik perempuan maupun laki-laki. Pakaian formal awal mulanya dikenal di dunia Barat sebagai istilah untuk pakain yang mengikuti aturan atau etika tertentu. Pada umumnya, seragam kerja formal dipakai oleh mereka yang berkecimpung dalam lembaga keuangan bank, kantor hukum dan berbagai konsultan seperti keuangan, public relation, bisnis,  maupun pendidikan. Seragam yang bersifat formal membentuk kepribadian karyawan yang berwibawa dan disegani.

Tak heran bila orang lebih menghormati mereka yang memakai seragam kerja formal dibanding seragam biasa. Bisa dikatakan, seragam menjadi identitas profesi seorang staf di perusahaan tertentu. Namun, sebagian perempuan memandang seragam kerja yang mempunyai model formal sebagai sesuatu yang kaku atau konyol. Memiliki naluri ingin selalu tampil cantik dan seksi membuat perempuan kadang tidak begitu betah dengan pakaian kerja yang formal. Sekarang tidak perlu khawatir lagi, kamu tetap bisa tampil menarik dengan mengikuti informasi di bawah ini :

  1. Sedikit lebih kreatif dengan memberikan tambahan aplikasi

Hampir semua perusahaan dan lembaga yang mempunyai aturan mengenai model pakaian formal yang akan dikenakan para staf ketika masuk kantor.  Baju seragam tersebut sekaligus menjadi ciri khas masing-masing perusahaan sehingga setiap karyawan diwajibkan untuk memakai. Kalau pakaian formal yang ditetapkan kurang menarik atau terlihat begitu kuno, cobalah sedikit menambahkan aplikasi tertentu seperti salur, bordir atau lainnya. Pertimbangkan juga penambahan mini syal, dasi atau ikat pinggang. Jika perlu sampaikan ide cemerlang pada manajemen atau atasan agar melakukan revisi mengenai desain seragam kerja.

  1. Tambahkan aksesoris yang relevan

Tanpa aksesoris, penampilan seorang wanita menjadi membosankan dan tidak menarik sama sekali. Tidak ada larangan memakai aksesoris bagi wanita kantoran asalkan sesuai dengan kepantasan. Tentu kurang cocok memakai anting India yang panjang atau pun kalung yang kelap kelip. Pilihlah sksesoris yang tidak norak dan juga tidak terlalu besar seperti jam tangan, cincin, anting tusuk dan bros bagi muslimah yang bekerja memakai hijab pashmina atau pun segi empat.

  1. Padu padan atas bawah seragam yang harmonis dan pas di badan

Agar lebih cantik, wanita dituntut tampil sefeminim mungkin. Utamakan memakai rok pencil yang pas dipadukan dengan atasan berupa blouse kemudian blazer untuk lapisan luas. Kalau ragu karena takut akan terlalu formal, cobalah memilih blouse yang mempunyai aplikasi bunga serta renda di dadanya. Antara baju, jas , celana, rok atau hijab harus serasi dan tidak kontras satu sama lain. Jangan mengumpulkan terlalu banyak warna terang dalam satu setelan karena justru akan membuat kamu seperti toko berjalan.

  1. Sepatu yang tidak terlalu tinggi

Terkadang wanita jenuh memakai sepatu pantofel yang dianggap tidak gaul, traditional atau tidak ada nilai seni sama sekali. Sekarang terdapat banyak model baru desain sepatu pantofel bagi wanita. Pilihlah sepatu yang sesuai dan nyaman di kaki serta model yang mendukung kamu tampil cantik dengan tambahan aplikasi pita di depan atau deretan mutiara.

  1. Dandanan natural dan tidak menor

Berdandan hobi dan kesenangan setiap perempuan baik di rumah, pesta maupun pergi kerja. Sebagai karyawan wanita, dandanan yang sederhana jauh lebih cocok agar lebih nyaman dalam menjalankan tugas. Sebaliknya, pakailah make up yang lebih cerah saat ada acara kantor semi formal seperti pertemuan di sebuah acara tidak begitu formal. Dandangan yang terlalu mencolok malah akan membuat kamu menjadi bahan tertawaan rekan-rekan di kantor.

Tidak ada larangan bagi wanita untuk tampil sesuai dengan seleranya termasuk ketika menggunakan seragam kerja formal. Namun, segala sesuatu harus sesuai dengan tempatnya. Selain menyesuaikan pakaian dengan situasi dan kondisi, seorang perempuan juga dituntut untuk tidak melanggar kesopanan. Cantik tidak semata tentang penampilan tetapi juga etika dan kepribadian. Setiap wanita harus hafal mengenai  setelan formal dress atau formal wear  yang tepat dan berkelas beserta  paham sebaiknya kapan baju akan dipakai.

Order cek Seragam Kerja>>

Email admin@seragamkerja.biz

atau

nomor WA 0895-3444-73937